Jumat, 15 Agustus 2008

DHCP dengan DHCP3-Server di Ubuntu

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Setelah NAT berhasil agar client dapat mengakses internet tanpa perlu mengatur jaringan secara statis maka diperlukan dhcp server pada router

1. Instal dhcp3-server

apt-get install dhcp3-server

2. Edit file antarmuka jaringan yang akan diDHCPkan

pico /etc/default/dhcp3-server

3. Cari baris

INTERFACES=""

Lalu ganti dengan antarmuka a.k.a LAN Card yang akan diDHCPkan misal eth1 sehingga menjadi

INTERFACES="eth1"

4. Simpan file tersebut

5. Edit file dhcpd.conf

pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf

6. Cari baris berikut
# option definitions common to all supported networks...
option domain-name "example.org";
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

Nonaktifkan opsi dengan memberi tanda pagar di depan setiap konfigurasi sehingga menjadi

# option definitions common to all supported networks...
#option domain-name "example.org";
#option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;
#default-lease-time 600;
#max-lease-time 7200;

7. Cari baris-baris berikut

# A slightly different configuration for an internal subnet.

#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {

# range 10.5.5.26 10.5.5.30;

# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;

# option domain-name "internal.example.org";

# option routers 10.5.5.1;

# option broadcast-address 10.5.5.31;

# default-lease-time 600;

# max-lease-time 7200;

#}

8. Ganti menjadi

# A slightly different configuration for an internal subnet.

subnet 10.20.30.0 netmask 255.255.255.0 {

range 10.20.30.100 10.20.30.150; #sesuaikan dengan banyaknya ip yang akan diDHCPkan

option domain-name-servers 202.134.0.155, 202.134.1.10, 202.134.2.5;

option domain-name "internal.example.org";

option routers 10.20.30.40; #gateway client

option broadcast-address 10.20.30.255;

default-lease-time 600;

max-lease-time 7200;

}

9. Simpan file yang telah diedit lalu restart dhcp3 server

/etc/init.d/dhcp3-server restart


Network Address Translation (NAT) on Ubuntu Gutsy

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Kemarin Angga coba-coba membangun sebuah router dengan menggunakan personal computer. Spesifikasi komputer terbilang sederhana, Celeron D 2,13 GHz, RAM DDR 256 MB, HD 40 GB, dan tentunya 2 lancard dimana 1 onboard dan 1 nya lagi tambahan. Sistem operasi yang dipergunakan adalah Ubuntu Gutsy Server.

Ketika ubuntu Gutsy server selesai diinstal, koneksi internet belum terbagikan. Artinya, client belum bisa ngenet. Agar client bisa ngenet maka diperlukan suatu konfigurasi pembagian yang dikenal dengan NAT. Dari wikipedia Angga dapatkan penjelasan seperti ini tentang NAT, "Network Address Translation" (NAT) is the process of modifying network address information in datagram packet headers while in transit across a traffic routing device for the purpose of remapping a given address space into another. Sederhananya, NAT adalah sharing internet melalui sebuah router dimana router ini berfungsi menerima paket data dari ISP kemudian membaginya kepada client.

Berikut adalah konfigurasi NAT pada ubuntu gutsy server yang Angga pake sekarang.

Konfigurasi antarmuka jaringan pada lancard 1 (eth0=penerima paket dari ISP) dan lancard2 (eth1=pembagi paket data ke client.

edit file interfaces, ketikkan perintah berikut pico /etc/network/interfaces lalu isi dengan

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The primary network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.254.250
netmask 255.255.255.0
network 192.168.254.0
broadcast 192.168.254.255
gateway 192.168.254.254 #ip modem
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 202.134.0.155

auto eth1
iface eht1 inet static
address 10.20.30.40
netmask 255.255.255.0
network 10.20.30.0
broadcast 10.20.30.255

simpan file.

Kemudian edit file /etc/sysctl.conf ketikkan perintah pico /etc/sysctl.conf. Tambahkan

net.ipv4.ip_forward=1

kedalam file lalu simpan

Buat iptables di rc.local, ketikkan perintah pico /etc/rc.local. Tambahkan aturan berikut

iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.20.30.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE

lalu simpan. 10.20.30.0/24 sesuaikan dengan eth1 anda.

Reboot pc. Atur client dengan konfigurasi ip address 10.20.30.1, netmask 255.255.255.0, getway 10.20.30.40 (ip eth1, berlaku untuk semua client), dns 202.134.0.155. Coba browsing ke google. Sampai disini seharusnya client sudah bisa ngenet

Minggu, 10 Agustus 2008

Streaming MP3 lagu pilihan di blog

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah akhirnya yang dicari dapat juga. Cara pasang streaming di blog tanpa harus ngeluarin playernya. Percobaan pertama streaming ost Stairway to heaven yang berjudul Chun Kook Eh Gi Uk. Upload lagu ke google pages lalu copy linknya ke notepad. Simpan file notepad ini dengan ekstensi .m3u jadinya Chun Kook Eh Gi Uk.m3u kemudian upload file Chun Kook Eh Gi Uk.m3u ke google pages.
Nah, sekarang tinggal gantung di rumah, mau di header boleh, body juga nda masalah, footer pun nda ape. Terserahlah mau dimane. Tapi yg ini Angga gantung di footer.
<OBJECT ID="MediaPlayer1" width=300 height=45
classid="CLSID:22D6F312-B0F6-11D0-94AB-0080C74C7E95"
codebase="http://activex.microsoft.com/activex/
controls/mplayer/en/nsmp2inf.cab#Version=6,0,02,902"
standby="Loading Microsoft Windows Media Player components..."
type="application/x-oleobject">
<PARAM NAME="FileName"
VALUE="http://siti.anggareni.googlepages.com/streaming.m3u">
<PARAM NAME="animationatStart" VALUE="true">
<PARAM NAME="transparentatStart" VALUE="true">
<PARAM NAME="autoStart" VALUE="true">
<PARAM NAME="showControls" VALUE="true">
<EMBED type="application/x-mplayer2"
pluginspage = "http://www.microsoft.com/Windows/MediaPlayer/"
src="http://siti.anggareni.googlepages.com/streaming.m3u"
name="MediaPlayer1"
ShowControls=true
width=300
height=45
AutoStart=true>
</EMBED>
</OBJECT>