Senin, 18 Februari 2008

Tak Mengapa Mereka Berpikir Aku Gila


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Pada hari Minggu ku turut ayah ke kota
Naik delman istimewa ku duduk di muka
Disamping Pak kusir yang sedang bekerja
Mengendali kuda supaya baik jalannya

Kemarin, Angga penduduk pinggiran kota Pontianak pergi ke Pusat Kota
Pake kuda besi, walo kudanya kelaparan... Hantam saja.
Ga mau jalan, tinggal dorong... Modal nekat saja... Hehehe

Pergi kemana ya kemarin? Oh, kemarin kan hari Minggu, tanggal tujuh belas bulan Februari tahun dua ribu delapan. Siang-siang, dapat telpon dari bu Guru. Diberi surat tugas bayangan untuk segera meluncur ke markasnya PCYCO -- P3M yang ada di Sepakat Damai. Sampai disana rupanya ada belajar kelompok. Karena Angga tidak bawa "alat tulis menulis", jadilah Angga chatting sorangan via c381 yang udah rada pingsan. Tapi, tetap sebagai murid yang baik, Angga memperhatikan penjelasan Pak Guru, walo sekali-kali bola mata mutar-mutar ke arah lain.

Ada kejadian selama belajar kelompok yang sampai saat ini, kalau ingat kejadian itu Angga suka senyum sendiri, bahkan dikelas. Biarlah, seisi kelas mau berpikir Bu Angga nih lagi sinting kali ya... Tapi bener, kalo ingat kejadian itu, rasanya mau ngakak cuma ditahan. Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha...... Masih belum puas ngakaknya... Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha... Hhh udah ah, lanjut nanti aja ketawanya. Disisakan buat setelah detik ini. Heheheh

Done



Selasa, 12 Februari 2008

Kemarahan Yang Tertunda; Sistem Antrian Paling Aneh


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Tadi malam itu ceritenye saye nak marahlah gare2 antrian, tapi nda jadi berhubung ade pasal lain yang buat saye lebih meradang. Nah, sekarang saye nak numpahkan kemarahan yang tertunda tuh.Alkisah kemarin, dari PDE di kawasan Ahmad Yani sekitar pukul 15.15 WIB saye meluncur ke kawasan Mall Pontianak yang ada di Teuku Umar. Tujuannya untuk daftar berobat ke Spesialis Obstetri dan Ginekolog disalah satu Klinik Spesialis. Sebenarnya, pukul 14.00 WIB saya sudah klinik tersebut menghubungi via telpon ke bagian pendaftaran untuk mendaftar, tapi ternyata pendaftaran tidak bisa dilakukan via telpon. Saya harus datang langsung ke TKP dimana loket pendaftaran akan dibuka pada pukul 15.30 — 17.00 WIB.

Begitu tiba di TKP saya pun mendaftar. Saat itu saya berpikir akan langsung mendapatkan nomor antrian. Rupanya saya disuruh menunggu hingga pukul 16.00 WIB. Pada pukul tersebut nomor antrian akan dibacakan. Tibalah nama saya disebutkan dan saya mendapatkan nomor antrian 18. Oleh petugas pendaftaran, saya diminta datang pukul 17.30 WIB untuk berobat. Lucunya, dari antrian nomor 1 — 18 diminta datang pada pukul 17.30 WIB, nah loh???? Saya jadi bertanya-tanya, nih CS bisa berhitung apa tidak ya? Secara logika saja, ga mungkin dokter akan memeriksa pasien dalam waktu yang bersamaan. Apalagi 18 pasien. Secara hitung-hitungan, minimal pemeriksaan membutuhkan waktu 10 menit. 10 x 18 = 180 menit = 3 jam.

Akhirnya saya cuekkan tuh pemberitahuan. Apalagi 17.30 WIB mendekati waktu Maghrib dan teramat sangat disayangkan klinik sebonafit itu tidak ada Mushollanya. Jadi Angga putuskan turun dari pukul 18.30 WIB, itu pun masih mundur. Jam 19.00 Angga turun dari rumah. Sesampainya disana, Angga lapor ke loket pendaftaran. Anehnya, Angga dibilang dapat antrian nomor 45. Wadduh, nih orang gimana sih. Yachh, tentunya Angga bersikeras donk… Hehehe tumben itu hari Angga demen bersikeras, biasanya Angga cuek. Horeee Angga bisa memperjuangkan hak Angga… Akhirnya, Angga tetap di antri 18. Dan benar, jam 20.00 baru dapat giliran pemeriksaan…

Done

Senin, 11 Februari 2008

Jangan Hantui Diriku....!!!!!!!!!


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Tadinya Angga mau nulis tentang sistem antrian yang aneh di salah satu klinik spesialis yang ada di Pontianak. Mau marah-marah ceritanya. Tapi, niat itupun berubah haluan seiring dengan mengalirnya pengaduan seseorang yang mengingatkan Angga tentang memori yang ingin Angga kubur tapi ternyata memori itu melekat dalam alam bawah sadar Angga.

Diumur Angga yang 4 bulan lagi akan 25 tahun Insya Alloh… ternyata masih ada seorang laki-laki yang menunjukkan keperkasaannya kepada wanita dengan kekerasan. Lebih menyedihkan lagi, wanita itu sedang mengandung anaknya. Walhasil, wanita itu pun keguguran. Angga jadi teringat akan kenangan masa kecil yang masih terekam jelas di otak Angga. Sangat jelas terbayang dalam ingatan bagaimana seorang ibu yang sedang hamil dicampakkan keluar rumah oleh suaminya sehingga ibu itu pun terjatuh dari tangga. Setelah terjatuh, si ibu masih lagi dikasari secara fisik oleh suaminya. Kejadian ini tidak hanya Angga yang menyaksikan, tapi seluruh tetangga dekat yang lainnya juga ikut menyaksikan. Alhamdulillah ada seorang tetangga yang dengan beraninya melerai dan menahan si Bapak untuk tidak menyiksa istrinya lagi. Kalau tidak, mungkin si ibu dan anak yang dikandungnya tidak akan selamat.

Yachh, KDRT memang kerap kali singgah dipangkuan ibu tersebut. Ironisnya, meski KDRT itu terekspos keluar, meski banyak saksi mata yang melihat — tapi tak seorangpun yang peduli. Mereka hanya bisa iba dan kasihan terhadap si ibu. Iba, kasihan kepada si ibu? Bagi Angga itu bukan suatu kepedulian tapi suatu bentuk KAKI TANGAN KDRT. Angga jadi sering bertanya-tanya, kemana keluarga si ibu? kemana Bapaknya yang menikahkan ia? Kemana abangnya? Kemana adiknya? Padahal setahu Angga si ibu berasal dari keluarga besar militer. Bapaknya perwira AD, Abangnya perwira AD, adiknya Bintara Kepolisian, lalu kemana larinya mereka? Sepertinya KDRT yang menimpa anak dan saudara mereka merupakan suatu tembakan peluru, yang harus dihindari kalau perlu bersembunyi.

Seperti itukah sikap lelaki perkasa. Pangkat boleh tinggi tapi ternyata tak bernyali untuk membela darah daging sendiri. Atau si suami — yang hanya berani dengan wanita lemah yang sedang hamil. Tapi, Alhamdulillah untuk kasus yang baru terjadi, ada pembelaan dari keluarga si istri. Si Abang tak terima adiknya diperlakukan seperti itu. Karena suami tidak mau bertanggung jawab dengan gugurnya kandungan si istri, si abang istri berniat melaporkan ke Polisi. Wah, padahal si Abang bukan perwira loh… Ini baru bernyali.

Baru-baru ini, Angga juga dikejutkan dengan meninggalnya seorang adik dari teman SD Angga. Beliau meninggal muda — masih kuliah tingkat 1. Yang menyedihkan adalah diagnosa meninggalnya karena depresi masalah keluarga. Entahlah, Angga jadi semakin bingung apa yang ada dibenak para ibu. Mempertahankan sesuatu yang “aneh” tapi “keanehan” itu dibiarkan terus berlarut, disaksikan anak-anak. Angga tahu, si ibu mempertahankan diri menjadi “tumbal” demi anak-anak agar mereka tidak terlantar. Tapi, apakah mereka sadar aksi “bunuh diri” secara perlahan yang mereka lakukan, tidak hanya membunuh “karakter” mereka, tapi juga membunuh karakter anak-anak mereka. Ketakutan adalah satu hal yang Angga yakin benar tertanam dalam alam bawah sadar dari anak-anak mereka. Meski mereka tidak mengakui, tapi hal itu tampak dari tingkah laku mereka setelah dewasa, tampak dari bagaimana cara mereka menjalani hidup.

Anak-anak itu, mereka — ingin sekali Angga membantu mereka tapi Angga tidak tahu bagaimana caranya. Dari sorot mata mereka Angga bisa lihat kepedihan. Meski hari-hari mereka dipenuhi dengan candaan, tapi ada sesuatu yang Angga lihat dari sorot mata mereka. Sesuatu yang akan menjadi bom waktu — yang akan meledak jika alam bawah sadar mereka tak sanggup lagi untuk menahannya. Dan beberapa waktu yang lalu, apa yang Angga perkirakan terjadi. Ketakutan yang terpendam dalam alam bawah sadar — ketakutan yang tidak mereka sadari — akhirnya keluar. Tapi, sekali lagi… ini tidak keluar semuanya. Karena sepengamatan Angga sampai sekarang, sepertinya mereka masih menyimpan beban. Entah mereka sadar atau tidak — Angga juga tidak tahu.

Hahhhh, entahlah, entahlah, entahlah. Sepertinya apa yang terjadi pada mereka juga berdampak pada Angga. Bisa dikatakan sebenarnya Angga takut dengan sparing partner kaum hawa. Memang, teman-teman Angga kebanyakan laki-laki. Mengapa begitu? Karena “diposisikan sebagai teman” Angga 100% banget percaya pada mereka. Tapi untuk hal lain, reflek Angga ga percaya. REFLEK — yachh reflek. Angga juga bingung kenapa. Sudah ada beberapa yang awalnya adalah teman — berusaha untuk mendekati — merubah kedudukan dari posisi teman menjadi posisi ” “, secara ga sadar Angga ambil langkah kaki seribu. Mulai dari menjauh, cuek, ga peduli, dll. Capek juga sih… Udah berusaha untuk mengobati penyakit satu ini… dduh belum berhasil juga. Sampai-sampai Angga disuruh ke Psikiater sama Mamak… Yachhh…. wajar sih. Seorang ibu mencemaskan anaknya… Mudah-mudahan aja bisa “sembuh”. Bagaimanapun juga, Angga masih waras gitu loh :-D (sambil ngelirik bilop)… Wkwkwkwkw……

Wahai lelaki, tunjukkan keperkasaan sejatimu,
Apa yang kalian lakukan terhadap kaumku,
Sebenarnya adalah bukti nyata kalau kalian hanyalah seorang pengecut,
Buktikan pada saudara perempuanmu kalau kalian bukan pengecut,
Buktikan pada ibumu kalau kalian bukan pengecut,
Buktikan pada anak perempuanmu kalau kalian bukan pengecut,
Dan buktikan pada istrimu kalau kalian bukan pengecut.

Done.

Nda formal tapi formil jak


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Begitulah yang Angga katakan kepada Mbak Fifi pada Minggu sore menjelang Maghrib. Apa yang formal apanya yang formil? Rencananya hari Minggu malam tanggal 10 Februari 2008 akan diadakan IT Fan Show dihalaman Plasa Telkom, dan Alhamdulillah acara bisa dilaksanakan. Dengan modal tidak tahu jam berapa acara dimulai, Angga niatkan turun dari rumah jam 7 malam lebihnya banyak :-D . Dan seperti yang Angga katakan kepada Mbak Fifi, “Nda formal tapi formil jak” Angga berkostumkan pakaian agak resmi — rok kain, baju kemeja hijau, jilbab segi empat (baca : bukan jilbab praktis tinggal pakai seperti yang biasa Angga kenakan) –. Padahal itu kostum sebenarnya kostum ke undangan di Arang Limbung Minggu siangnya. Sedikit tidak enak memakainya kembali, karena takut dibilang Angga nda mandi :-D , mengapa? Karena siangnya sebelum pergi ke Arang Limbung, Angga sudah bertemu dengan dimas dan Bang Zuhri yang roman-romannya bakal datang ke acara IT Fan Show tersebut. Yachh, tapi dari pada ngotorin baju lagi, mending dipake ajalah.

Angga tiba di TKP pukul 8 malam lebihnya…???? Sudah ada Mbak Fifi & Mbak Ita, juga yang lain. Tapi masih sedikit. Dari pihak telkom yang berinisiatif membuat acara, hadir Pak Bheri, Pak Edi… yang lain siapa ya??? Nda kenal :-D . Maaf ya Pak. Martabak spesial untuk acara ini pun diberikan, yang hadir bisa ngenet dengan hotspot Speedy_Club yang di passkey. Wuihh kenceng Mas Deni. Baru kali ini Angga nongkrong di Plasa Telkom, koneksinya kenceng :-D . Tidak lama kemudian acara pun dimulai sekitar pukul 8.30 yang diisi dengan pengantar dari Pak Bheri. Horeee… blog Angga masuk di presentasinya Pak Bheri. Makasih ya Pak :-D .

Ada satu hal yang Angga perhatikan ketika presentasi Pak Bheri, bukan isi presentasinya… Tapi, keramahan dari dua manusia yang mungkin jarang sekali dilakukan oleh orang lain apalagi di Pontianak. Apa itu…??? Antara tempat presentasi Pak Bheri dan tempat audiens duduk dipisahkan oleh ruang yang biasanya dipakai untuk berlalu lalang kendaraan — dan ketika Pak Bheri sedang berbicara ada sebuah mobil yang lewat dengan membunyikan klakson tanda permisi yang dijawab dengan ucapan terimakasih oleh Pak Bheri. Sebuah pemandangan yang bagi Angga sangat indah. Yang satunya permisi meski didalam mobil dan yang satunya menjawab dengan ucapan terimakasih. Mudah-mudahan Angga bisa berlaku indah seperti itu.

Setelah Pak Bheri selesai memberikan pengantarnya, beliau menawarkan kepada audiens adakah yang ingin berbagi cerita didepan?? Kekekek…. pada mingkem semua. Kenapa ya…. Jangan-jangan benaran blogger sejati dah. Jago cuap-cuap di Blog, begitu maju ke depan ga ada berani termasuk Angga??? Hehehehe. Akhirnya Pak Bheri pun menutup pengantarnya dan kembali bergabung dengan kami di tenda.

Selanjutnya para “Pejabat” pun berbincang serius sedangkan anak buah sibuk sendiri. Wkwkwkwk. Tapi ada satu “pejabat” yang bandel yaitu Mbak Fifi… Ikutan bandel dengan anak buahnya… Walhasil.. kebingungan mau buat live report :-P . Sebagai anak buah yang nda ngerti dengan pembicaraan “para pejabat”, Angga hanya berharap bahwa IT Fan Show ini sebagai starting point bagi komunitas IT yang telah terbentuk untuk melakukan aksi nyata berbagi ilmu seperti tujuan awal terbentuknya komunitas. Jika belum bisa “keluar” dari rumah Mbak Maya, maka solidkanlah berbagi ilmunya di rumah Mbak Maya… Dari rekap absensi yang hadir dalam acara tersebut lebih kurang 21 orang. Hitung saja berapa ilmu yang tersalurkan…

Untuk hal ini Angga sangat berharap forum ataupun blog tidak hanya digunakan sebagai media bertegur sapa. Untuk hal yang satu ini, sepertinya forum SpeedyKalbar ada kemunduran. Yang maju adalah tegur sapanya…. Termasuk Angga yang senang banget membuat kegaduhan… Maaf ya… Tapi niatnya sih, mau diimbangi. Buat gaduh tetep… Bagi-bagi ilmu jalan… :-D . Gimana Pak We… sepertinya kok kita hanya buat janji-janji… PILKADA kali :-D . Mudah-mudahan bisa terlaksana.

Acara ditutup jam berapa ya, yang jelas Angga pulang pukul 10 lebih dikit. Meninggalkan hutang, kentang goreng 1 porsi, 2 gelas Jus Alpukat, dan 2 gelas air mineral serta permen yang dikoceki… Kyakyakyakya… Bukan Angga sendiri loh…… Sambil berharap mudah-mudahan ada yang bayarin… :) Kalau ngga ada kirim aja tagihannya ke Angga ya Pak Bheri… :-D

Rabu, 06 Februari 2008

Selebritis keSeleb dalam lumpur


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Sebenarnye udah mayan basi sih cerite nih...
Tapi tak pe lah dari pade tak de pe buat nih hari...

Alkisah pada hari Kamis, 31 Januari 2008 pukul 12.44 WIB, telponku berdering. Dari sape ye? Nomor tak dikenal... Dijawab jak... Ehhh rupe teman lama, dari Balai Karangan, Sanggau, dah 3 tahun nda ketemu, teman kuliah. Begitu diangkat, langsung dah ngomel mode on jalan tuh teman. Dasar perempuan... ape mang kerje perempuan tuh ngomel ye..???(hussh diam-diam ye kalo angga suke nak ngomelkan bilop :d)
Sebut jak namenye Tatik. Orangnye baik banget. Udah punye anak 1 namenye Ibra. Gyaahh, kalo diingat-ingat, Tatik dengan suaminye yg dipanggil Aa tuh suke benar ngerjekan Angga. Suke nakot-nakotkan Angga (camlah kite nih budak kecik nak ditakot-takotkan).
"Eh Ngga, besok kau datanglah ke Saigon..." cam ntulah die punye cakap ngundang Angga. Besoknye datanglah Angga nih ke Saigon. Jum'at 1 Februari 2008. Ba'da Isya turun dari rumah. Sampe tempat die... "waddohhhh, ape hal kau nih pegawai tak dikasih makan ke?" Wkwkwkwkwk... lagi2 orang-orang yang dah lama nda nengok Angga komenter cam ntu. Wajar sih, waktu kuliah soalnye berat Angga 56 kg. Sampe-sampe tak de yang maok gonceng Angga karena beratnye.
Selesai basa-basi dikit, terus kite masuk, langsung ke ruang keluarga. Eh, ade mahasiswa Angga rupenye... jadi ngobrol bentar lah dengan mereka yang ade di ruang keluarga tuh. Abis tuh, Angga dan Tatik ke ruang tamu. Di ruang tamu Angga langsung "disidang".

"Mane anak kau?"
"Mane suami kau?"
"Kau nih kawin tadak bilang-bilang"
"Tapi ngape pulak kau kawin dengan Bang Yudi?"
"Eh, tapi mang betol sih kau kawin dengan Bang Yudi"
"Juni bilang kau kawin dengan teman yang kite kenal"
"Bang Yudi..."
"Tapi masa die bilang, 'Mang Angga bise kawin?'"
"'Biselah'kateku, Bang Yudi jadi perempuannye, Angga jadi laki-lakinye... cocoklah die bedua tuh"

Wahhhhhhhhh, dasar budak-budak tuh... Kite dibilang laki-laki... Dan dapat gosip dari mane yak budak tuh. Jaoh benar ga' sampe ke Balai...
Kalau diingat-ingat udah 2 kali Angga dapat gosip nih... Di balai digosipkan pulak kawin dengan B Yudi... Di Sambas digosipkan pacaran dengan teman yang sekarang kerje di Bapelkes... Cuma bingung tuh gosip sampenye lewat ape??

Mengingat Angga ini semasa sekolah dan kuliah bukanlah orang yang suka mengakrabkan diri dengan orang lain dan asli masa bodoh dengan orang lain. Karena itu, kalau ditanya Angga kenal dengan si fulan nda? wah, bisa dipastikan 98% Angga nda kenal. Tapi, orang-orang kenal Angga... dari mane ye???? Jangankan yang lain jurusan, dengan kakak tingat jak angga tak kenal lah (adek kurang ajar, heheheh)

Kebiasaan nih kebawa pulak tuh sampe kantor. Datang ke kantor bukannye isi absen, malah langsung ngeloyor ke Lab... sampe balek... Sekali muncul di ruang staf & dosen... teman-teman suke bilang "Udah lama nda liat Angga nih" Nah loh... padahal tiap hari Angga ke kantor...
Rupenye di kantor pun Angga digosipkan tunangan dengan B Yudi... Dah lama agik tuh... dari Angga pertame kali kerje... 3 tahunan.. Gila... nih orang-orang kemakan bigos (biang gosip) dari mane jak... Mending digosipkan dengan orang yang dekat-dekat tinggalnye... Ini laki-lakinye nun jauh dimato, perbatasan Indonesia-Malaysia. Kapan ketemunye, kapan jalannye... Pantaslah tak de Jejaka yang berani dekat-dekat Angga (wahhh nangis sejadi-jadinye.... sampe sekarang)
Tapi, tadi malam Angga merenung dikit. Ke Mempawah, teman-teman yang disana suke nanya ke Angga "ape kabar Bang Yudi?" Asal ketemu dengan teman-teman kuliah lah pokoknye selalu ditanya "ape kabar Bang Yudi?" Kalo anak-anak tuh cari Bang Yudi, mesti nanya Angga... Angga ditanya ye bingung lah... Bang Yudi nye di Kapuas Hulu... Wkwkwkwk....
Tapi kalo dipikir... ape nih gosip beredar karena dulu waktu kuliah Angga "keliatan" dekat dengan Bang Yudi... "Keliatan" dekat kan karena tugas kuliah. Sama dengan teman-teman yang lain. Malah mereka lebih dekat, sering jalan dengan Abang. Lalu apa ya yang buat tuh gosip santer sampe sekarang... 3 tahun berlalu, kayaknye kalo ketemu dengan teman2 nda ade gosip lain lah... Cobelah sekali-kali buat gosip lain kek... 3 tahun tuh nda bosan ke...
Dikantor agik tuh... tiap kali masuk ruang staf malah yak ditanya kabarnye Abang... Pusing... Makenye Angga malas nak masuk ruang staf tuh... Mending langsung ke Lab.
Addoh... meski Angga selalu menguatkan diri untuk mempercayakan semua "takdir" Angga kepada Alloh... tapi suka ketar-ketir sendiri kalo membayangkan Angga jadian benaran dengan B Yudi... Dia memang baik, pintar, perawat gigi yang handal, cakep, koceknya tebal, tapi yachhh saat ini bukan tipe Angga banget.....
Ya Alloh, setiap waktu selalu kupanjatkan doa "Ku serahkan urusan hidupku pada-Mu, Engkaulah yang tahu apa yang terbaik untukku... karena Engkau Mahamengetahui", tapi mengapa selalu saja sisi hitam hatiku mendominan, ketakutan kalau-kalau gosip-gosip, olok-olokan teman2 itu menjadi ucapan yang bertepatan dengan sai'atun nailin.. dan dikala itu, ucapan menjadi doa dan doa tersebut pasti terkabul..... Aku takut hal tersebut benar2 terjadi...
Tentramkanlah hati ini Ya Alloh, dan jadikanlah hamba yang benar-benar berserah diri kepada-Mu... Aminnn

Senin, 04 Februari 2008

Umur Angga sekarang ternyata 36 menit


Bismillaahirrahmaanirrahiim

QS 32: As-Sajdah:5
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian
(urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang
kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu.

Jika didasari hitung-hitungan As-Sajdah:5, maka didapatkan umur Angga ternyata 36 menit. Mau bukti

1000 tahun = 1 hari
25 tahun = 25/1000 = 1/40 hari
1 hari = 24 jam,
1/40 hari = 1/40 x 24 jam = 0,6 jam = 0,6 x 60 menit = 36 menit

Sekarang coba hitung 63 tahun

63 tahun = 63/1000 = 0,063 hari
0,063 hari = 0,063 x 24 jam = 1,512 jam
1,512 jam = 1,512 x 60 menit = 90,72 menit

Still remember who was die in 63 years old???
See... none of us live till one day...
Ternyata hidup didunia ini benar2 singkat...
Ternyata hidup didunia ini benar2 hanya seperti singgah diwarung kopi....
36 menit atau 90, 72 menit...
Tidak ada yang sampe sehari....

Lalu akankah kita menyia-nyiakan hidup yang singkat ini???


Minggu, 03 Februari 2008

Lubang cacing atau kecepatan cahaya????


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dalam ilmu fisika, wormhole atau lubang cacing adalah suatu hipotesa topologi masa depan dari ruang waktu dimana esensinya adalah jalan pintas yang melewati ruang dan waktu. Sebuah lubang cacing setidaknya mempunyai dua "mulut" yang menghubungakan satu saluran. Jika "lubang cacing" ini bersifat traversable, maka sesuatu dapat melakukan perjalanan dari satu mulut ke mulut lainnya melalui saluran ini. Meskipun sampai saat ini tidak ada bukti penelitian tentang "lubang cacing", secara ilmu relatifitas umum ini bisa terjadi. Wikipedia

Keberadaan wormhole dalam teori dimulai ketika Albert Einstein memperkenalkan Teori Relativitas Umum. Einstein menunjukkan bahwa massa bisa membuat ruang (waktu) melengkung/terlipat, semakin besar massa, semakin melengkung ruang (waktu).Langit Selatan

Dalam peta jarak terdekat antara Pontianak-Bandung adalah ketika ditarik garis lurus antarkedua kota tersebut. Tapi dalam teori Lubang Cacing, jarak ini bisa semakin dekat. Caranya? Coba temukan kedua titik kota tersebut dengan melipat peta tersebut. Itulah jarak terdekat dan seperti inilah salah satu teori yang berkembang tentang Lubang Cacing.

Lalu apakah kecepatan cahaya?

Kecepatan cahaya dalam sebuah vakum adalah 299.792.458 meter per detik (m/s) atau 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h) atau 186.282.4 mil per detik (mil/s) atau 670.616.629,38 mil per jam (mil/h). Kecepatan cahaya ditandai dengan huruf c, yang berasal dari bahasa Latin celeritas yang berarti "kecepatan", dan juga dikenal sebagai konstanta Einstein. Wiki

Berikut perhitungan kecepatan cahaya Versi Al-Quran

QS 32: As-Sajdah:5
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian
(urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang
kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu.


----------------------------------------------------------------------

Orang Islam melakukan perhitungan waktu dengan
hitungan bulan [moon]. Satu tahun menurut
perhitunganmu terdiri atas 12 bulan [month], dengan
setiap bulan [month] menunjukkan satu kali revolusi
bulan [moon] terhadap bumi.

Selama ini kita menganggap kala revolusi bulan
adalah 29.53 hari, yaitu waktu antara fase sinar
matahari yang sama pada bulan. Padahal selang
waktu itu dipengaruhi juga oleh bergeraknya bumi
mengitari matahari. Kala revolusi bulan sendiri, yaitu
waktu berputarnya bulan tepat 360 derajat
mengelilingi bumi, adalah 27.321661 hari, atau
655.71986 jam. Kala rotasi bumi juga bukan 24 jam
[yang juga dihitung berdasarkan fase sinar matahari],
melainkan 23 jam 56 menit 4.0906 detik, atau
86164.0906 detik.

Sekarang, kalau "satu hari" bagi "Sang Urusan" itu
sama dengan "seribu tahun" bagi "perhitungan
bulan", maka perbandingan kecepatan sang urusan
dengan kecepatan bulan adalah 1000 kali 12, jadi
12000.

C t = 12000 L

C = kecepatan sang urusan
t = kala rotasi bumi = 86164.0906 detik
L = jarak yang ditempuh bulan dalam satu revolusi

Kalau kecepatan bulan kita notasikan dengan V,
maka :

V = 2 π R / T

R = jejari lintasan bulan terhadap bumi = 384264 km
T = kala revolusi bulan = 655.71986 jam

V = 3682.07 km/jam --> disetujui oleh NASA

Ada hal lain yang harus kita hitung. Menuruti Einstein,
kita harus mengeliminasi faktor gravitasi matahari.
Gravitasi matahari membuat bumi mengelilingi
matahari dengan kala revolusi 365.25636 hari. Satu
kali revolusi bulan, 27.321661 hari, telah membuat
bumi berputar sebesar α =
27.321661/365.25636360 derajat = 26.92848
derajat. Putaran ini harus dieliminasi. Kecepatan
bulan tanpa putaran terhadap matahari bukan lagi V,
melainkan (V cos α).

L = V cos α T

Tapi :

C t = 12000 L

Maka :

C = 12000 V cos α T / t
= 12000 3682.07 km/jam 0.89157 655.71986
jam / 86164.0906 detik
= 299792.5 km/detik


----------------------------------------------------------------------

Untuk perbandingan :
1. Hasil hitung kita : C = 299792.5 km/detik
2. US National Bureau of Standards: C =
299792.4574 + 0.0011 km/detik
3. British National Physical Lab: C = 299792.4590 +
0.0008 km/detik
4. General Conf on Measures: 1 m = jarak cahaya
selama 1/299792458 detik
Klub Mawar

Pusing dengan teori diatas??? Sama... Angga juga nda ngerti, yang jelas baik teori tentang "lubang cacing" yang belum terbukti secara penelitian namun secara hitung-hitungan adalah sangat masuk akal hal tersebut ada, ataupun tentang kecepatan cahaya yang memang sudah terbukti -- keduanya ingin menunjukkan bahwa dalam alam semesta ini ada suatu media atau mediasi yang dapat dipergunakan untuk melakukan pergerakan, bergerak, perjalanan, atau berjalan dengan sangat cepat melewati ruang dan waktu. Sehingga jika jarak tempuh Pontianak-Bandung dengan pesawat adalah 1 jam, dengan lubang cacing atau tenaga kecepatan cahaya kemungkinan kita bisa menempuh jarak tersebut hanya dalam waktu 5 detik :D

Percaya tidak percaya, bahwa media atau mediasi ini benar-benar ada.
Bahkan AlQuran sudah menjelaskan tentang hal ini seperti dalam surat QS 32: As-Sajdah:5 yang terurai di atas. Dan dalam surat Al-Isra ayat 1 :

"Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui."


Perjalanan ini kemudian oleh umat Islam dikenal dengan Isra' Mi'raj. Mengenai media atau mediasi yang dipergunakan dalam perjalan -- apakah lubang cacing atau kecepatan cahaya, atau mungkin ada mediasi lain... Allahu 'alam...

Aa Arif berkata, sesuatu pernyataan yang dimulai dengan Subhanaa... Maha Suci... maka hal tersebut adalah sesuatu yang Maha Fenomenal... Namun, satu hikmah yang Angga ambil dari perbincangan dengan Aa Arif bahwa manusia tercipta selain untuk beribadah kepada Alloh, manusia juga mempunyai tugas penting yaitu menjadi khalifah dimuka bumi ini. Dan esensi dari khalifah adalah "tidak pernah puas". Khalifah akan selalu mencari dan mencari... termasuk tentang suatu kejadian yang mendapat predikat maha fenomenal seperti Isra' Mi'raj, bulan terbelah dua... dan lain sebagainya

Maha Suci Alloh, ilmu yang kita miliki hanya teramat sangat sedikit sekali. 100 rahmat yang telah Alloh persiapkan untuk hambanya, hanya satu yang Ia tebarkan dimuka bumi ini, tapi lihatlah… apa yang telah diberikan Alloh dengan 1 rahmat-Nya… ??? Bayangkanlah… Paling tidak Anda dapat membayangkan betapa maha dahsyatnya 99 rahmat yang telah menunggu Anda di surga Alloh. Allohuakbar…

Done




Sabtu, 02 Februari 2008

Dapat pangkat PRATU tanpa harus ikut pendidikan militer


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Jam menunjukkan pukul 11.00 WIB. Sudah waktunya untuk berangkat sesuai dengan janji yang telah disepakati. Angga telpon Moto dan die bilang, jam-jam 11.30 turun paslah...
Akhirnya turun jam 11.30. Sampe di tol kapuas, bang rovich telpon. Tapi, biarlah... cuek saja. Hehehe... Nyampe di somay bandung jam 12... Ternyata bang rovich udah ada disana. ehhh ada Bang boy juga rupanya...

Tak lama, moto pun telpon... walah jauh amat die parkir motor tuh. Di matahari. Apa katanya??? Biar dikire turis... Waddohh. Fifi same Ita belum muncul. Nungguin ini gadis berdua.. benar-benar nungguin gadis... Luaamaaa banget... Sambil nunggu mereka, telpon Mas Didik... Kekeke masih tidur... "15 menit saya kesana..." Cam ntu die punye cakap. Terus mau pesan makanan, eh..... dicuekkan same pelayannye... "Kalau saye langsung balek digitukan..." Kata Moto. Ya udahlah, akhirnya nunggu saja. Ada pelayan lewat lagi... Alhamdulillah tidak dicuekkan lagi. Pesan somay 2, soto 1. Teh es 2. Angga minum apa? Dudi...

Sambil nunggu pesanan datang, ngobrol.. Tapi ape yg diobrolkan ye??? Abdi teh hilap... :D..... Nah pak yudhi online tuh... (diluar konteks) Kekeke. Nda lama datang Pak Didik, lalu Fifi dan Ita. Dah lengkap. Pesan makanan lagi, terus foto-foto. Siapa yang paling sadar kamera??? Sofiarti Dyah Anggunia.... Hehehehe... sadar banget tuh cewek...

Selesai acara, pulang... Fie, Ita, B Opik, B Yudhi ke bengkel... Motor Fie rupenye bocor dan harus ganti ban... Tabah ya Fie... :) Maaf nda bise nemankan... Sedangkan Angga ke Jambi. Sampe ke Jambi... nonton TV, baring-baring... Terus... keluarlah Bu Lek... sambil bertanya,
"Ola dah Kawin Ngga?"
"Belum"
"Die seangkatan dengan Agungkan?"
"Iye"
"Manglah kita' nih. Pratu semue..."

Hehehe... tak jawab saja, "Lumayan, da perlu ikut pendidikan dapat gelar Pratu"...
Terus abis ngomong begitu, Bu Lek malah pergi..... Walahhh... Manyun deh dirumah. Ngapain??? Gangguin orang yg bise di ganggu.... Gotcha... Didik Samsul Arifin...
Abis ganggu die... Pergi mandi, sholat, truss balek ke rumah....
Sampe rumah.. ganti baju terus tidur. Karena sepanjang jalan di Jambi ke rumah ngantuk, hampir nabrak beberapa kali... Sekarang aja lemes bangettttt....
Done......

Jumat, 01 Februari 2008

'Aasyiqun


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Pernah dengar kata 'aasyiqun. Angga juga belum pernah dengar sebelumnya. Setidaknya sebelum Angga mencari arabnya kekasih. Angga dapatkan 'aasyiqun yang diartikan sebagai kekasih.

Kemudian dengan kata 'aasyiqun, Angga membuat ID Yahoo baru yaitu aasyiqun.angga. ID ini Angga pakai untuk chat dengan seorang teman yang ngerti bahasa Arab. Seketika itu dia ngetawain Angga. "Lagi dimabuk cinta Mah?" Gitu pertanyaannya. Lalu Angga pun heran dan bertanya mengapa dia berpikir kalau Angga lagi dimabuk cinta. Aasyiqun itu kosakata yang digunakan untuk orang yang lagi dimabuk cinta. Seperti itulah dia menjelaskan. Apa benar saat itu Angga sedang jatuh cinta? Entahlah, yang Angga tau saat mencari kata-kata kekasih dalam bentuk arabnya, hati Angga sedang terluka.

Dan kemarin seseorang memasang status "I'm losing U"...
Dasar Angga geblek, sukenye ganggu anak orang. Yachh Angga gangguin, lalu mengalirlah cerita tentang definisi cinta, apa itu cinta. Apa yachh cinta???? Yang jelas karena cintalah manusia tidak saling bunuh. Kalau ada manusia yang mengaku membunuh karena cinta, itu adalah penyakit. Karena cinta seharusnya membuat seseorang bahagia, bukan menderita. Disaat orang-orang melihat kita menderita dengan perasaan cinta kita, belum tentu kita menderita.

Seperti Khalifah Umar Bin Abdul Aziz yang sangat mencintai Alloh, lapar, tinggal digubuk, baginya bukanlah penderitaan. Karena cintanya kepada Alloh, apa pun beliau lakukan untuk menyenangkan Alloh. Tapi bagi orang yang melihatnya itu adalah penderitaan.....

Seperti teman sekantor Angga yang lumayan ganteng, putih, cocok banget jadi model. Bahkan ada tawaran kedirinya untuk menjadi model. Tapi tawaran itu ditolaknya. Ia lebih mencintai pekerjaannya yang sekarang yaitu menjadi cleaning service. Dia tidak suka model, entah kenapa... Padahal penghasilannya lebih besar daripada menjadi CS -- Pekerjaan yang dimata sebagian orang adalah pekerjaan yang tidak bergengsi. Dengan beban mendadak yang harus dipikulnya yaitu mendadak jadi tulang punggung keluarga karena sang ayah telah tiada, orang-orang melihatnya dengan "kasihan" karena pekerjaannya sebagai CS yang penghasilannya tidak seberapa. Tapi siapa sangka dia sangat menikmati pekerjaan itu. Dia lakukan tanpa beban, karena apa??? Karena dia mencintai pekerjaannya.

Dari ngobrol via sms dengan teman, dia menulis "kalau perih bukan cinta tapi penyakit, kalau bise liat senyum di pagi hari , say hello di siang hari, dengar suare di malam hari keknye bahagialah"
So... what is love?

Absensi Pulang Kopi Darat 30 Jan 08

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Gambar Milik Alexander Mering
Pulang absen dulu... Bang Alex, Angga pinjam fotonye ye buat absen... Maaf nda ijin (Bajakan mode on). Ini dia absensi sesuai urutan dalam foto dari atas ke bawah, kiri ke kanan.
B Zuhrie, Mas Didik, saye sendiri, B Fadlie, B Reza, B Rofiq, B Yudhi, B Freddy, Mbak Fifi, Mas Iko, Mas Deni, B Akim, B Yaser + Yang ngambil gambar B Alex.